Rabu, 16 September 2020

TEMA 3 SUBTEMA 2 ( PB. 2 DAN 3 )

 

TEMA 3 TOKOH DAN PENEMUAN
SUBTEMA 2 PENEMUAN DAN MANFAATNYA
 
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Kewajiban dirumah, Sekolah, dan Masyarakat) 
Kewajiban Warga Negara dan Siswa | Mikirbae.com
Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilaksanakan atau dilakukan oleh seseorang sesuai dengan aturan yang berlaku. Apabila kewajiban dilanggar maka akan mendapatkan sangsi sesuai peraturanyang berlaku.
Berikut kewajiban yang perlu dlakukan oleh seorang siswa
1.        Di Rumah
·      Menghormati kedua orang tua
·      Membantu orang tua mengerjakan pekerjaan rumah
·      Menyayangi anggota keluarga lain
·      Belajar
·      membereskan kamar
·      Menjaga adik ketika ibu sedang memasak
·      Menyayangi orangtua
·      menata buku pelajaran ketika dirumah
2.        Di Sekolah
·      Mematuhi Tata Tertib Sekolah
·      Menghormati dan Mematuhi Nasehat Guru
·      Menjaga Kebersihan Sekolah
·      Membaca buku di perpustakaan dengan tenang
·      Melaksanakan piket kelas
·      Datang teat waktu
3.        Di Masyarakat
·      Ikut kerja bakti membersihkan lingkungan
·      Tidak menginjak-injak rumput di taman
·      Menjaga fasilitas umum
·      Membuang sampah di tempat sampah

SENI BUDAYA DAN PRAKARYA (Interval Nada) 
Interval Nada adalah Jarak antar satu nada dengan nada lain. Interval nada ada yang bernilai 1 dan ada pula yang bernilai setengah. Untuk interval nada mayor memiliki interval 1- 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2 ini berlaku apabila masih normal menggunakan nada do = C yaitu urutan Nadanya C - D - E - F - G - A - B - C.

BAHASA INDONESIA (Menyajikan informasi penting teks eksplanasi dalam bentuk diagram)

Iinformasi penting dalam teks eksplanasi dapat disajikan dalam bentuk diagram. kita dapat memahami sebuah teks eksplanasi degan membacanya dengan cermat. Selain itu kita dapat mengajukan pertanyaan dengan beberapa katanya tanya dari teks tersebut. Kemudian kita tuliskan dalam bentuk diagram. Cara menemuka informasi penting dalam teks kita dapat menggunakan kata tanya apa , di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana.

 Macam-macam katanya tanya, fungsi dan contoh penggunaan

1.    Kata tanya “Apa”
Berfungsi : untuk menanyakan benda atau sesuatu, keadaan atau perbuatan, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan isi atau pokok bahasan. Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “apa” adalah benda atau sesuatu, pengertian maupun penjelasan tentang hal yang ditanyakan.

2.   Kata tanya “Siapa”
Berfungsi : untuk menanyakan orang atau pihak yang terlibat.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “siapa” adalah orang atau pelaku serta pihak yang terlibat sesuatu hal yang ditanyakan.

3.   Kata tanya “Kapan”
Berfungsi : untuk menanyakan waktu terjadinya sebuah/suatu peristiwa atau kejadian. Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “kapan” adalah waktu kejadian terjadinya sebuah peristiwa atau kejadian yang dapat berupa jam, hari, tanggal, bulan atau tahun.

4.   Kata tanya “(Di, Ke, Dari) Mana”
Berfungsi : untuk menanyakan tempat berlangsungnya suatu peristiwa, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang ditgunakan atau yang telah didatangi. Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “(di, ke, dari) mana” adalah tempat berlangsungnya suatu peristiwa/kejadian, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang dipakai atau yang telah didatangi.

5.    Kata tanya “Mengapa”
Berfungsi : untuk menanyakan sebab atau alasan suatu peristiwa terjadi. Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “mengapa” adalah penjelasan tentang sebab atau alasan sebuah peristiwa yang terjadi, dan ditandai dengan pemakaian konjungsi atau kata hubung ‘karena’ atau ‘sebab’.

6.    Kata tanya “Bagaimana”
Berfungsi : untuk menanyakan keadaan atau kejelasan tentang sesuatu hal, cara atau proses pengerjaan sesuatu.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “bagaimana” adalah penjelasan tentang keadaan, cara atau proses terhadap sesuatu hal yang ditanyakan.

7.     Kata tanya “Berapa”
Berfungsi : untuk menanyakan banyak, jumlah atau satuan.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “berapa” adalah banyak, jumlah atau satuan tentang sesuatu hal yang ditanyakan.

Contoh Kata Tanya “Apa” dalam Kalimat

1.    Apakah yang dimaksud dengan kata majemuk?

2.    Apakah kepanjangan dari singkatan NKRI?

Contoh Kata Tanya “Siapa” dalam Kalimat

1.    Siapakah nama presiden pertama Indonesia?

2.   Siapakah nama pemain timnas Indonesia yang mencetak gol saat melawan timnas negara Vietnam beberapa hari lalu?

 Contoh Kata Tanya “Kapan” dalam Kalimat

1.    Kapankah ulang tahun kakak tertuamu?

2.   Kapankah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-287 akan mendarat?

Contoh Kata Tanya “(Di, Ke, Dari) Mana” dalam Kalimat

1.    Dimanakah kau menyimpan kado yang ku berikan saat ulang tahunmu kemarin?

2.   Kemanakah keluargamu akan menghabiskan waktu liburan akhir tahun nanti?

3.   Dari mana saja kau tengah malam begini baru pulang?

 Contoh Kata Tanya “Mengapa” dalam Kalimat

1.    Mengapa rata-rata anak perempuan menyukai warna pink?

2.   Mengapa kita harus berbakti kepada kedua orang tua?

 Contoh Kata Tanya “Bagaimana” dalam Kalimat

1.    Bagaimanakah cara membuat kue buah naga dengan topping taburan keju dan buah almond?

2.   Bagaimanakah cara menghilangkan noda makanan yang ada di baju ini?

 Contoh Kata Tanya “Berapa” dalam Kalimat

1.    Berapakah umur kedua orang tuamu?

2.   Berapakah total jumlah siswa di kelasmu?

 

ILMU PENGETAHUAN ALAM (Membuat rangkaian listrik Paralel)



 Alat dan Bahan

1.       Alat dan bahan yang di gunakan dalam praktikum ini meliputi:

2.       Kabel

3.       Bola lampu kecil (lampu senter) 3 buah

4.       Baterai besar 3 biji

5.       Strerofoam

6.       Plester

7.       Double Tipe

8.       Gunting / Kater

 

Cara Kerja

1.       Siapkan alat-alat yang digunakan untuk praktikum membuat rangkaian seri dan paralel.

2.       Potong gabus menjadi 2 bagian dan masing-masing diberi nama rangkaian listrik seri dan rangkaian listrik paralel.

3.       Ketiga baterai disusun jadi satu di beri penyangga plester biar tidak lepas.

4.       Kabel, lampu dan baterai mulai dirangkai menjadi rangkaian listrik seri.

5.       Kemudian praktikan dengan menyalakan semua lampu.

6.       Lalu salah satu kabel dilepas dari baterai amati apa yang terjadi pada lampu.

7.       Selanjutnya kabel, lampu dan baterai mulai dirangkai menjadi rangkaian listrik paralel.

8.       Kemudian praktikan dengan menyalakan semua lampu.

9.       Lalu salah satu kabel dilepas hingga salah satu lampu mati, kemudian  amati apa yang terjadi pada lampu yang lain.

 

Untuk absensi silahkan klik link dibawah ini !!!

 

ABSENSI

0 komentar:

Posting Komentar