Selasa, 21 Juli 2020

TEMA 1 SUB TEMA 1 ( PB.2, 3, dan 4 )



Satuan Pendidikan         : SD Al – Azhar 2 Bandar Lampung
Kelas / Semester           : VI / 1
Tema 1                         : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1                  : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran                : 2, 3 dan 4
A.   TUJUAN PEMBELAJARAN
PPkN
1.       Setelah mendiskusikan cerita, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
2.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
3.       Setelah mengamati gambar situasi, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila ketiga dari sila Pancasila dalam kehidupansehari-hari dengan benar.
4.       Setelah berdiskusi, siswa mampu melakukan refleksi terkait penerapan sila ketiga dari sila Pancasila dengan benar.
5.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila ketiga Pancasila terkait menjaga tumbuhan dengan tepat.
6.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila ketiga Pancasila terkait menjaga tumbuhan dengan rinci.

BAHASA INDONESIA
1.       Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2.       Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
3.       Setelah membaca teks tentang “Tumbuhan Sumber Kehidupan”, siswa mampu menemukan ide pokok dengan bantuan diagram. 
4.       Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci
5.       Setelah membaca contoh beberapa kesimpulan, siswa mampu menyebutkan ciri-ciri kesimpulan yang baik dengan benar.
6.       Setelah berdiskusi, siswa mampu merumuskan komponen kesimpulan yang baik dengan benar.
7.       Setelah membaca teks laporan, siswa mampu mengumpulkan ide pokok dengan benar.
8.       Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat kesimpulan dari suatu teks menggunakan kosakata baku.
ILMU PENGETAHUAN ALAM
1.       Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.
2.       Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya dengan benar.
3.       Setelah mengamati dan mencari informasi, siswa mampu mengidentifikasi cara perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dan manfaatnya dengan benar.

4.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan cara perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dan manfaatnya melalui tabel dengan benar.
SBdP
1.       Setelah mengamati berbagai contoh patung Nusantara, siswa mampu menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
2.       Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau adonan plastisin, siswa mampu membuat model patung.
3.       Setelah melakukan uji coba dengan bahan patung, siswa mampu menemukan cara membuat patung dengan tepat.
4.       Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau adonan, siswa mampu mencoba membuat patung dengan lebih terampil.
B.   RINGKASAN MATERI
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
PENERAPAN PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
 
 
 
 
Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara tetapi juga sebagai nilai - nilai yang dapat dihidupi oleh masyarakat Indonesia.Setiap sila - sila yang terkandung dalam Pancasila,masing - masing memiliki makna sendiri dan dapat diterapkan di kehidupan sehari - hari sesuai yang terkandung dalam makna tersebut, berikut ini beberapa contoh sikap positif yang sesuai dengan nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
a.    Sikap yang sesuai dengan sila pertama
Sila pertama pancasila berbunyi : Ketuhanan yang Maha Esa. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai umat beragama pada Tuhannya. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut :
  1. Percaya dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing
  2. Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang dianut masing-masing
  3. Saling menghormati antarumat beragama
  4. Tidak memaksakan suatu agama pada orang lain
b.    Contoh sikap yang sesuai dengan sila kedua
Sila kedua pancasila berbunyi : Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai manusia yang pada hakikatnya semuanya sama didunia ini. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
  1. Tidak membeda bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi, maupun tingkat pendidikan
  2. Menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh Tuhan
  3. Membela kebenaran dan keadilan
  4. Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama
  5. Tidak melakukan diskriminatif
c.  Contoh sikap yang sesuai dengan sila ketiga.
Sila ketiga pancasila berbunyi : Persatuan Indonesia. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai warga Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri ini. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
  1. Cinta pada tanah air dan bangsa
  2. Menjaga nama baik bangsa dan Negara
  3. Tidak membangga banggakan bangsa lain dan merendahkan bangsa sendiri
  4. Ikut serta dalam ketertiban dunia
  5. Menjunjung tinggi persatuan bangsa
  6. Mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan
    IPA
    Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan
    Pernahkah kalian melihat pohon pisang tumbuh membentuk rumpun atau kumpulan pohon pisang di sekitarnya? Atau mungkin kalian pernah memperhatikan tumbuhan cocor yang memiliki tunas di ujung daunnya. Contoh-contoh di atas merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan dengan cara vegetatif. Perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dikelompokkan menjadi perkembangbiakan vegetatif alami dan vegetatif buatan.
    1. Perkembangbiakan Vegetatif Alami

    Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang terjadi dengan sendirinya tanpa bantuan manusia. Macam-macam perkembangbiakan vegetatif alami, antara lain menggunakan umbi lapis, umbi batang, umbi akar,akar tinggal, geragih, tunas, tunas adventif.
    1)       Umbi batang
    Coba kalian perhatikan umbi yang terdapat pada tanaman kentang! Kalian akan menemukan bakal-bakal tunas yang nanti akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Kentang termasuk tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang.
    Umbi batang adalah batang yang tumbuh di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi. Umbi batang tersebut sebenarnya merupakan cadangan makanan bagi tumbuhan itu. Pada permukaan umbi batang tumbuh sisik dan kuncup membentuk mata tunas.
    2)       Umbi lapis
    Umbi lapis merupakan pelepah daun yang berlapis-lapis. Pada bagian atas umbi lapis tumbuh daun, sedangkan pada bagian bawah umbi lapis terdiri dari cakram dan akar serabut.
    Contoh tumbuhan yang memiliki umbi lapis, antara lain bawang merah, bawang putih, bunga bakung, dan bunga tulip.
    Perkembangbiakan umbi lapis dimulai dengan tumbuhnya siung pada tunas ketiak yang paling luar. Pada awal pertumbuhannya, siung mengambil makanan dari induknya. Jika siung itu telah berdaun dan berakar, siung itu dapat membuat makanannya sediri dengan melakukan fotosintesis.
    3)       Umbi akar
    Umbi akar adalah akar yang membesar berisi cadangan makanan. Jika umbi ini ditanam bersama dengan pangkal batang maka akan tumbuh tunas. Tunas tersebut merupakan tumbuhan baru.
    Contoh tumbuhan yang memiliki umbi akar, antara lain dahlia, wortel, lobak, dan singkong.
    Pada singkong umbi akarnya tidak dapat untuk berkembang biak, karena tidak ada pangkal batangnya. Sedangkan umbi akar pada dahlia dan wortel dapat untuk berkembang biak karena ada tunas pada pangkal batangnya.

    4)       Akar tinggal (rizom)
    Akar tinggal adalah batang yang seluruhnya berada dan tumbuh menjalar di permukaan tanah. Tunas tumbuhan baru tumbuh dari ketiak sisik setiap buku akar tinggal.

    Contoh tumbuhan yang memiliki akar tinggal, antara lain kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur.
    5)       Geragih
    Geragih atau stolon adalah batang yang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Tumbuhan baru dimulai dengan kuncup ujung yang menyentuh tanah, kemudian membelok ke atas. Pada bagian yang menyentuh tanah akan tumbuh tunas yang berakar dan berdaun. Tunas-tunas itu tumbuh menjalar dan tidak tergantung lagi pada induknya, tetapi masih tetap berhubungan.
    Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara geragih adalah antanan, arbei, rumput teki, dan strowberi.
    6)       Tunas
    Tunas tumbuh dari batang yang terdapat di dalam tanah. Tunas muda menjadi tumbuhan baru dan tumbuh di sekitar induknya sehingga terbentuklah rumpun. Tunas ini tidak tergantung pada induknya. Walaupun induknya ditebang, tunas ini akan tumbuh terus.
    Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas, antara lain pisang, bambu, dan tebu.

    7)       Tunas adventif
    Perhatikan gambar di atas! Tumbuhan seperti tampak pada gambar di samping berkembang biak dengan tunas adventif.
    Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh tidak di ujung batang dan ketiak daun. Tunas ini tumbuh di bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti pada bagian daun dan akar.
    Contoh tumbuhan yag berkembang biak dengan tunas adventif adalah cocor bebek, sukun, cemara, dan kersen/talok.

    8)       Spora
    Spora berfungsi sebagai alat persebaran (dispersi) mirip dengan biji. Untuk bentuk spora ini serupa dengan biji, namun bentuknya sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Spora dapat dilihat dengan bantuan alat yang disebut dengan mikroskop. Spora ini berasal dari sel yang berubah fungsi menjadi alat perkembangbiakan.

    Tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora antara lain seperti paku, jamur, ganggang dan suplir. Spora terdapat pada daun tumbuhan bagian belakang, berbentuk serbuk dan disimpan di dalam kotak spora yang disebut dengan sporangium.
    Dalam perkembangbiakan pada jamur yang tumbuh liar di kebun terjadi pada saat spora jatuh ke tanah yang lembab dan subur. Spora yang jatuh tersebut berubah menjadi alat perkembangbiakan dan mengisap makanan, hingga akhirnya tumbuh menjadi tumbuhan jamur yang baru.


    1. Perkembangbiakan vegetatif buatan

    Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan secara tidak kawin pada tumbuhan yang sengaja di lakukan oleh manusia atau dengan bantuan manusia.
    Macam-macam perkembangbiakan vegetatif buatan, antara lain mencangkok, menempel (okulasi), menyambung/ mengenten, stek, dan merunduk.
    1)       Mencangkok
    Mencangkok adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara memotong dahan tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat dicangkok adalah tumbuhan dikotil atau biji berkeping dua, misalnya jeruk, jambu, mangga, rambutan,durian, dan sebagainya.

    2)       Menempel (okulasi)
    Okulasi atau menempel adalah menempelkan mata tunas dari dua tanaman yang sejenis, tetapi berbeda sifat misalnya mangga manalagi dengan mangga arum manis.
    Pada dasarnya tujuan okulasi atau menempel sama dengan tujuan mengenten atau menyambung, yaitu menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki gabungan sifat unggul.
    3)       Menyambung/mengenten
    Menyambung atau mengenten adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul.
    Perhatikan contoh berikut!
    Misalnya, ada dua tanaman mangga. Tanaman mangga pertama berakar kuat tetapi buahnya asam, sedangkan tanaman mangga kedua berakar lemah tetapi buahnya sangat manis. Untuk memperoleh pohon mangga yang berakar kuat dan berbuah manis, maka batang bawah dari tanaman mangga berakar kuat disambungkan dengan batang atas tanaman mangga yang berbuah manis.

    4)       Stek
    Menyetek adalah memperbanyak tumbuhan dengan menancapkan atau menanam potongan-potongan batang tumbuhan induknya. Tumbuhan yang dapat distek antara lain ketela pohon, tebu, mawar, melati, dan kangkung.
    Selain stek batang dikenal pula stek daun dan stek pucuk. Tumbuhan yang dapat diperbanyak dengan stek pucuk antara lain teh dan anak nakal (teh-tehan). Sedangkan tumbuhan yag diperbanyak dengan stek daun antara lain begonia dan sanseviera.

    5)       Merunduk
    Merunduk adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara merundukan batang atau cabang ke tanah sehingga tumbuh akar. Setelah akarnya banyak cabang yang berhubungan dengan tumbuhan induk induk dipotong.
    Tumbuhan yang biasa dikembangbiakan antara lain alamanda, anyelir, apel, selada air, anggur dan sebagainya.

    Perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan memberikan beberapa keuntungan dan kerugian.
    Berikut beberapa keuntungan dan kerugian vegetatif buatan.
    a.       Sifat tumbuhan baru sama persis dengan sifat tumbuhan induknya. Jika tumbuhan unggul maka tumbuhan baru pun akan bersifat unggul.
    b.       Cepat memberikan hasil jika dibandingkan dengan ditanam dengan bijinya.
    Sedangkan kerugian vegetatif buatan adalah sebagai berikut.
    a.       Tumbuhan yang diperbanyak secara vegetatif buatan tidak memiliki akar tunggang sehingga mudah tumbang. 
    b.       Perkembangbiakan vegetatif buatan menghasilkan sedikit keturunan atau tumbuhan baru.
    c.       merusak tumbuhan induk.
    BAHASA INDONESIA
    Ide Pokok Teks Laporan

    Setiap teks laporan memiliki ide pokok. Ide pokok dalam teks laporan bisa lebih dari satu. Akan tetapi, ide-ide pokok tersebut disajikan dalam beberapa paragraf.

    Ide pokok dalam suatu paragraf dapat ditemukan dengan langkah-langkah berikut.

    1. Bacalah isi paragraf dengan saksama.

    2. Temukan kalimat utama dan kalimat penjelas.

    3. Temukan informasi yang terdapat dalam kalimat utama.

    Ide pokok yang sudah ditemukan dapat di tulis dalan bentuk diagram. Hal tersebut agar memudahkan dalam memetakan informasi yang terdapat dalam teks laporan secara keseluruhan.

    Berikut contoh penyajian ide pokok dalam bentuk diagram.


     
    Simpulan Teks Laporan
    Selain ide pokok, dalam teks laporan juga terdapat simpulan. Simpulan adalah ikhtisar akhir dari suatu teks. Berikut langkah-lang kah membuat simpulan.
    1.       Bacalah teks secara keseluruhan.
    2.       Temukan informasi penting yang terdapat dalam teks.
    3.       Hubungkan semua informasi yang kamu peroleh menjadil satu pernyataan akhir

    Teks laporan memuat informasi umum dan informasi khusus. Informasi-informasi tersebut dapat ditemukan dengan membaca secara utuh dan saksama. Dalam sebuah teks laporan juga terdapat ide pokok dan juga simpulan.

SBdP
Mengenal Karya Seni Patung
Patung digolongkan sebagai seni tiga dimensi karena memiliki ukuran panjang,lebar dan tinggi (volume) serta dapat dinikmati dari segala arah. Umumnya patung diciptakan untuk memenuhi kebutuhan batin manusia atau hanya sekedar untuk dinikmati keindahannya saja. Sementara  Menurut KBBI, seni patung adalah suatu benda yang sengaja dipahat untuk meniru bentuk manusia dan hewan. Sedangkan menurut Mikke Susanto, seni patung merupakan hasil karya tiga dimensi yang dibuat dengan cara mengurangi bahan atau membuat modelnya terlebih dahulu dengan teknik cetak atau cor. Untuk di Indonesia sendiri, seni patung sudah dikenal sejak zaman prasejarah dan terus berkembang hingga sekarang. Berbagai macam bentuk dan ukuran patung bisa ditemui di Indonesia. Jenis dan bahan dasar pembuatan patung juga beragam, ada yang terbuat dari bahan yang lunak seperti kayu, tanah liat dan semen hingga bahan dengan struktur yang keras seperti batu dan logam. Sejarah seni patung di Indonesia erat kaitannya dengan perkembangan seni ukir. Menurut beberapa literatur, orang Indonesia telah mengenal seni  ukir sejak tahun 1500 SM. Nenek moyang orang Indonesia saat itu mengukir kapak batu dengan menggunakan peralatan sederhana. Motif yang dibuatnya pun masih sangat sederhana, berupa garis, titik atau lengkungan. Pada tahun 500-300 SM, seni ukir mengalami perkembangan. Dalam dekade tersebut, masyarakat mulai menggunakan bahan perunggu, emas dan perak untuk diukir. Bahkan, mereka telah mengenal teknik cor sendiri, sehingga motif ukiran yang dihasilkan mulai beragam.

Fungsi seni patung Dalam seni patung ada beberapa fungsi, antara lain:

1.       Patung Religi merupakab patung yang mempunyai unsur dan makna religus. Biasanya dipakai untuk sarana beribadah.
2.       Patung monumen dibuat untuk memperingati peristiwa bersejarah. Tidak hanya itu tapi juga untuk mengenang jasa seseorang atau kelompok yang sudah berjasa.
3.       Patung arsitektur dibuat untuk menunjang arsitektur atau kontruksi bangunan. Dengan adanya itu bisa bernilai tinggi karena punya estetika atau keindahan, apalagi sudah dirancang.
4.       Patung dekorasi dibuat untuk menghias suatu bangunan atau memperindah lingkungan. Patung kerajinan Patung kerajian dibuat sebagai hasil karya kerajinan. Selain untuk dinikmati keindahan, bahkan bisa dibeli dengan harga tinggi.
5.       Patung seni dibuat hanya untuk dinikmati keindahan saja atau buat koleksi.
Berdasarkan bentuknya , seni patung terbagi menjadi dua jenis yaitu :
  • Figuratif. Jenis patung figuratif adalah patung yang dibentuk dengan meniru bentuk yang ada dalam kehidupan nyata. Contohnya seperti bentuk  manusia, bentuk hewan, atau bentuk tumbuhan yang di buat sedemikian menyerupai bentuk aslinya.
  • Non Figuratif. Jenis non figuratif merupakan jenis patung yang bentuknya tidak menyerupai bentuk aslinya. Patung jenis ini biasanya hanya menampilkan garis, lekukan atau bagian tertentu dari suatu objek.
Berdasarkan jenisnya, seni patung terbagi menjadi dua kelompok yaitu :
  • Zonde Bosse. Patung jenis Zonde Bosse ini merupakan bentuk patung yang  berdiri sendiri (kanan kirinya lepas) dan tidak menempel pada satu sisi.
  • Relief. Patung jenis relief merupakan patung yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya patung relief ini menceritakan adegan penting yang terdapat dalam suatu cerita.


================================================================================
Untuk latihan soal terkait dengan materi di atas dapat dikerjakan melalui link dibawah ini.
dengan mengklik " MULAI LATIHAN SOAL "
Link di atas merupakan Link Google Form, dapat dikerjakan sekali saja dengan cara :
1.       pilih kelas 
2.    isi kehadiran
3.       mengisi Nama Lengkap
4.       mengisi Nomor Absen (sesuai dengan nomor absen kehadiran yang dishare di grup WA ya, misalnya 29)


NOTE:

Pengerjaan Latihan Soal hanya dilakukan SATU kali saja ya, jika mengerjakan lebih dari 1 maka nilai  yang akan diambil tetap yang dikerjakan pertama kali.


Senin, 20 Juli 2020

TEMA 1 SUB TEMA 1 ( PB.1 )

Satuan Pendidikan : SD Al – Azhar 2 Bandar Lampung
Kelas / Semester   : VI / 1

Tema 1                    : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1            : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran         : 1

A.   TUJUAN PEMBELAJARAN

BAHASA INDONESIA
1.       Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2.       Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
3.       Setelah membaca teks tentang “Tumbuhan Sumber Kehidupan”, siswa mampu menemukan ide pokok dengan bantuan diagram. 
4.       Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci
5.       Setelah membaca contoh beberapa kesimpulan, siswa mampu menyebutkan ciri-ciri kesimpulan yang baik dengan benar.
6.       Setelah berdiskusi, siswa mampu merumuskan komponen kesimpulan yang baik dengan benar.
7.       Setelah membaca teks laporan, siswa mampu mengumpulkan ide pokok dengan benar.
8.       Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat kesimpulan dari suatu teks menggunakan kosakata baku.

ILMU PENGETAHUAN ALAM
1.       Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.
2.       Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya dengan benar.
3.       Setelah mengamati dan mencari informasi, siswa mampu mengidentifikasi cara perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dan manfaatnya dengan benar.
4.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menyampaikan cara perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan dan manfaatnya melalui tabel dengan benar.

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
1.       Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan benar.
2.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang  perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.
3.       Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kondisi geografisnya, siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar.
4.       Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang  perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.

B.   RINGKASAN MATERI

BAHASA INDONESIA

Pengertian Teks Laporan Hasil Pengamatan

Teks laporan hasil pengamatan adalah teks yang berisi informasi berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan. Misalnya, pengamatan tentang perkembangan hewan, tumbuhan, atau keadaan di lingkungan sekitar.

Secara umum, teks laporan hasil pengamatan berisi :
1. Informasi umum, yaitu informasi yang disajikan secara menyeluruh,
2. Kumpulan fakta-fakta, dan
3. Simpulan.

Dalam teks laporan hasil pengamatan juga terdapat ide pokok. Ide pokok adalah gagasan utama atau masalah pokok yang dibahas dalam suatu paragraf. Pada umumnya, dalam satu paragraf terdapat satu ide pokok.

Perhatikan contoh berikut!

Selain nasi dan jagung sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, terdapat puyla singkong. Singkong termasuk tanaman umbi-umbian. Pada tanaman singkong, bagian yang dijadikan makanan pokok adalah umbi akar.

Ide pokok paragraf tersebut adalah Singkong sebagai salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia.

IPA
PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN

Perkembangbiakan Tumbuhan secara Generatif

Salah satu ciri makhluk hidup adalag dapat berkembangbiak. Berkembangbiak berarti menghasilkan keturunan. Tumbuhan juga dapat berkembangbiak. Salah satunya dengan cara generatif.

1.Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan adalah terjadinya tumbuhan baru yang didahului dengan penyerbukan. Penyerbukan merupakan peristiwa jatuhnya serbuk sari yang mengandung sel kelamin jantan ke kepala putik yang mengandung sel kelamin betina. 




Alat-alat perkembangbiakan generatif tumbuhan terdapat pada bunga. Bentuk dan susunan bunga setiap jenis tumbuhan berbeda-beda. Namun, secara umum bagian-bagian bunga yang lengkap dapat kamu lihat pada gambar berikut.



Alat perkembangiakan tumbuhan adalah benang sari dan putik. Benang sari merupakan alat kelamin jantan dan putik merupakan alat kelamin betina. Benang sari terdiri dari tangkai sari dan kepala sari. Pada kepala sari yang cukup tua terdapat kotak sari yang berisi serbuk sari. Di dalam setiap serbuk sari terdapat sel kelamin jantan atau spermatozoid.

Putik terdiri kepala putik, tangkai putik,dan bakal buah. Di dalam bakal buah terdapat satu atau lebih bakal biji. Di dalam setiap bakal biji terdapat kantung lembaga yang mengandung beberapa inti. Salah satu inti itu merupakan sel kelamin betina atau sel telur (ovum).

Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ruang bakal biji. Kemudian sel kelamin jantan atau spermatozoid masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari. Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan sel kelamin atau spermatozoid dengan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil dari pembuahan adalah zigot. Zigot berkembang menjadi lembaga, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah berkembang menjadi daging buah. Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru. Tumbuhan akan tumbuh jika biji itu ditanam atau berada pada lingkungan yang cocok.


Macam – macam Penyerbukan

Seperti telah dijelaskan di bagian sebelumnya, perkembangbiakan generatif pada tumbuhan didahului dengan peristiwa penyerbukan.
Berdasarkan asal serbuk sari, penyerbukan dibedakan menjadi empat macam.

a. Penyerbukan sendiri, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga itu sendiri.
b. Penyerbukan tetangga, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain tetapi kedua bunga itu masih satu pohon.
c. Penyerbukan silang, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon tetapi masih satu jenis.
d. Penyerbukan bastar, yaitu serbuk sari jatuh ke kepala putik bunga lain yang berbeda pohon dan tidak sejenis tetapi masih satu famili. Contoh penyerbukan antara cabe merah dengan cabe rawit.

Penyerbukan pada tumbuhan dapat dibantu oleh perantara, seperti serangga, burung, manusia, air, dan angin.




Penyerbukan berdasarkan perantaranya,antara lain :
  1. Penyerbukan oleh angin, yaitu penyerbukan yang dilakukan pada bunga yang tidak berwarna, tidak memiliki kelenjar madu, memiliki serbuk sari yang banyak juga mudah diterbangkan oleh angin. Contoh tumbuhan yang dibantu penyerbukannya oleh angin adalah rerumputan, jagung, kelapa.

  1. Penyerbukan oleh Hewan, dilakukan pada jenis bunga yang memiliki daya tarik oleh hewan seperti memiliki mahkota bunga yang berwarna – warni hingga mencolok, mengeluarkan bau harum yang khas dan berukuran besar. Contoh tumbuhan yang dibantu penyerbukannya oleh hewan adalah bunga kamboja. Hewan yang membantu penyerbukan antara lain : serangga (kumbang, lebah, kupu-kupu), burung penghisap madu (kolibri), kelelawar.


  1. Penyerbukan oleh Air, biasanya oenyerbukan yang umumnya terjadi pada tumbuhan habitat air. Proses penyerbukannya terjadi ketika hujan maka air hujan akan turun dan mengenai serbuk sari, Contoh tumbuhan penyerbukannya dibantu oleh air adalah Hydrill dan Elodia.




  1. Penyerbukan oleh Manusia, atau penyerbukan buatan yang membutuhkan bantuan penyerbukan manusia, seperti pada tumbuhan bunga anggrek, vanili, salak. Penyerbukan oleh manusia biasanya dilakukan dengan menempelkan bunga jantan dengan serbuk sari yang telah dipetik dengan bunga betina yang sudah matang atau masak.

IPS


Kondisi Geografis dan Kehidupan Sosial Budaya Negara-Negara di Asia Tenggara




Negara-negara di Asia Tenggara umumnya memiliki kondisi geografis yang sama. Akan tetapi, kesanmaan kondisi geograhs tersebut tidak menjamin kehidupan sosial budayanya pun sama. Berikut penjabaran mengenai kondisi geografis dan kehidupan sosial budaya negara-negara di Asia Tenggara.
1.         Indonesia
v Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan. Wilayahnya terdiri atas pulau-pulau yang dilikelilingi lautan. indonesia terletak di antara dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dan di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia. Indonesia juga terletak di antara dua sabuk pegunungan yaitu, Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Akibatnya, Indonesia memiliki banyak gunung dan pegunungan. Selain lautan yang luas, indonesia juga mempunyai banyak sungai besar dan kecil, serta danau.
v Penduduk Indonesia berjumlah 270.054.853 juta jiwa (sensus 2018). Penduduknya menganut agama Islam (terbesar), Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Penduduk Indonesia terdiri atas lebih dari 300 kelompok etnis. Kelompok terbanyak antara lain etnis Jawa, Sunda, Madura, Batak, dan Minangkabau. Setiap etnis memiliki warisan budaya masing-masing. Bahasa resmi negara adalah Bahasa Indonesia. Namun, Indonesia mempunyai 721 bahasa daerah sebagai bahasa ibu dan bahasa sehari-hari.
2.         Malaysia
v Wilayah Malaysia dipisahkan oleh Laut Tiongkok Selatan dan Selat Karimata. Wilayah barat terletak di Semenanjung Malaya, sedangkan wilayah timur teletak di Pulau Kalimantan. Wilayah Malaysia bagian timur sebagian besar berupa pegunungan. Wilayah Malaysia bagian barat relatif beragam kenampakan alamnya, yaitu dataran, rawa, pantai, perbukitan, dan pegunungan. Sungai yang mengalir di Malaysia Barat adalah Sungai Pahang dan sungai Perak, sedangkan Sungai Rajang mengalir Malaysia Timur.
v Jumlah penduduk Malaysia sebanyak 29.628.392 jiwa (2013) yang terdiri atas etnis Melayu, Tionghoa, dan India. Sebagian besar penduduk menganut agama Islam. Bahasa resmi Malaysia adalah bahasa Melayu. Ada juga bahasa Inggris, India, dan Mandarin yang digunakan sebagai bahasa sehari-hari.
3.         Singapura
v Hampir sebagian besar wilayah Singapura berupa dataran rendah. Sebelah barat merupakan daerah rawa dan perbukitan. Perbukitan dengan puncak Bukit Timah berada di bagian tengah. Bukit-bukit rendah berada di bagian barat laut dan selatan. Beberapa sungai kecil mengalir di daratan Singapura, seperti Sungai Kranji dan Sungai Kallang.
v Jumiah penduduk Singapura adalah 5.460.302 jiwa (2013). Sebagian besar penduduk merupakan keturunan Tionghoa. Ada juga etnis Melayu, india, dan bangsa Eropa, Sebagian Desar penduduk beragama Buddha. Ada pula umat agama islam, Taoisme, Katolik, dan Hindu. Bahasa yang digunakan sebagai bahasa sehari-hari, antara lain bahasa Mandarin, Melayu, Hokkien, dan lndia.
4.         Thailand
v Pegunungan dan perbukitan berada di sebelah tenggara, di bagian selatan terdapat Semenanjung Malaka, di sebelah selatan pegunungan utara juga terdapat dataran rendah. Sungai Chao Praya terletak di bagian tengah Thailand yang merupakan dataran rendah yang subur. Di bagian timur terdapat Sungai Mekong yang menjadi pembatas dengan Laos Di bagian timur laut terdapat Plato Korat yang merupakan wilayah yang kurang subur.
v Jumlah penduduk Thailand adalah 67.448.120 jivwa (2013). Sebagian besar penduduk merupakan etnis Thai. Sebagian besar masyarakat beragama Buddha. Bahasa resminya adalah bahasa Thai
5.         Filipina
v Sebagian wilayah terdiri atas rangkaian pegunungan Sirkum Pasifik yang membagi Filipina menjadi dataran pantai barat dan timur yang sempit. Sungai di Filipina pendek berarus deras yang berkelok-kelok sehingga tidak dapat dilayari oleh manusia.
v Jumlah penduduk Filipina adalah 102.624.209 jiwa (2016) yang terdiri atas etnis Tagalog9 lokano, Cebuana, Hiligaynon llonggo, Bikol, Waray, dan Bisaya. Sebagian besar penduduk beragama Katolik. Bahasa resmi adalah bahasa Tagalog dan bahasa Inggris.
6.         Brunei Darussalam
v Seluruh daratan Brunei Darussalam dikelilingi oleh wilayah Serawak (Malaysia Timur). Wilayahnya memiliki dataran rendah dan pantai berawa di bagian barat dan perbukitan di bagian timur. Sungai terpanjang di Brunei Darussalam adalah Sungai Belait.
v Jumlah penduduk Brunei adalah 436.620 jiwa (2016) yang terdiri atas etnis Melayu, Tionghoa, dan sebagian suku Dayak. Sebagian besar penduduk menganut agama Islam. Bahasa resminya adalah bahasa Melayu. Bahasa Inggris dan Mandarin juga digunakan sebagai bahasa sehari-hari.
7.         Vietnam
v Keadaan alam Vietnam bervariasi, antara lain terdiri atas bukit, gunung, hutan lebat, dan dataran rendah. Di sebelah tenggara terdapat Dataran Tinggi Yunan dan Dataran Tinggi Annam. Delta Sungai Merah berada di sebelah utara.
v Jumlah penduduk Vietnam adalah 92.477.857 jiwa (2013). Sebagian besar penduduk merupakan etnis Kinh. Sebagian besar penduduk menganut agama Buddha. Bahasa resminya adalah bahasa Vietnam.
8.         Laos
v Wilayah Laos tidak mempunyai batas laut dan garis pantai karena Laos dikelilingi daratan negara Tiongkok, Thailand, Vietnam, dan Kamboja. Secara umum, wilayah Laos bergunung gunung dengan hutan tropis yang lebat. Sebagian besar wilayah Laos merupakan dataran tinggi dan pegunungan Kordellera Annam di bagian utara. Dataran rendah hanya berada di bagian selatan dan barat daya. Sungai Mekong mengalir dari wilayah Barat daya sampai ke arah tenggara. Daerah sekitar Sungai Mekong adalah daerah tersubur sekaligus terpadat di
v Jumlah penduduk Laos adalah 6.695.166 jiwa (2013). Sebagian besar penduduk adalah etnis Lao dan menganut agama Buddha. Bahasa resminya adalah bahasa Lao. Bahasa lain yang dipergunakan penduduk Laos adalah bahasa Prancis, Inggris, dan Thai.
9.         Myanmar
v Keadaan alam Myanmar berupa dataran rendah hingga pegunungan. Pegunungan di bagian barat Myanmar adalah Pegunungan Arakan. Dataran rendahnya merupakan bagian dari delta Sungai lrawadi-Sitang di bagian tengah. Di bagian selatan, pesisir pantai berupa pantai berbatu karang.
v Jumlah pendudiuk Myanmar adalah 55.167.330 jiwa (2013) yang terdiri atas etnis Myanmar, Shan, Karen, Rakhine, Tionghoa, India, dan Mon. Sebagian besar penduduk beragama Buddha. Bahasa res minya adalah bahasa Myanmar.
10.     Kamboja
v Sebagian besar wilayah Kamboja merupakan dataran rendah dan dataran tinggi yang bergelombang di bagian timur. Di bagian barat laut terdapat Dataran Lacustrine. Dataran ini terbentuk akibat banjir di sekitar Danau Tonle Sap. Sungai Mekong adalah sungai terbesar yang melewati negara Kamboja.
v Jumlah penduduk Kamboja adalah 15.205.539 jiwa (2013). Sebagian besar penduduknya merupakan suku bangsa Khmer. Ada juga suku bangsa Vietnam dan Tiongh0a. Sebagian besar penduduk Kamboja beragama Buddha. Bahasa resminya adalah bahasa Khmer




================================================================================


Untuk latihan soal terkait dengan materi di atas dapat dikerjakan melalui link dibawah ini 

Link di atas merupakan Link Google Form, dapat dikerjakan sekali saja dengan cara :
1.       pilih kelas
2.       mengisi Nama Lengkap
3.       mengisi Nomor Absen (sesuai dengan nomor absen kehadiran yang dishare di grup WA ya, misalnya 29)

NOTE:

Pengerjaan Latihan Soal hanya dilakukan SATU kali saja ya, jika mengerjakan lebih dari 1 maka nilai  yang akan diambil tetap yang dikerjakan pertama kali.

Selasa, 14 Juli 2020

Perkenalan dengan siswa baru

Perkenalan guru kelas dengan siswa baru, bisa klik link di bawah ini :
Selamat menonton.....
//youtu.be/2sn4fUCuINc

Rabu, 01 Juli 2020

BIODATA GURU SD AL-AZHAR 2

BIODATA DIRI

Nama.         : Maya Shantie,S.Pd.

NIK.             : 19810530 200801 2 201

Pendidikan: S1. Matematika di STKIP PGRI
                       Bandar Lampung
                       S1. PGSD di STKIP Al-ITB
                       Bandar Lampung

Unit Kerja.  : SD Al-Azhar 2 B.Lampung

Guru Kelas : VI A

TTL.             : Bandar Lampung, 30 mei 1981

Jenis Kelamin: Perempuan

Alamat.       : Jl. Untung Suropati, Gg. Famili                        1 No.4 Bandar Lampung

No. HP/WA : 085381481566



Media Sosial yang digunakan:
1. Instagram : maya_shanti81
2. Facebook.  : Maya Shanti
3. Youtube.   :  Maya Shanti81
4. Blogger.     : Shantiecntik.blogspot.com